Masihkah benar cinta, pada malam
dinginnya palsu?
malam kini
sudah tidak sinonim
dengan dingin
Dalam dingin palsu angin terkurung
jiwa-jiwa hangat
rakus menyembah derhaka
pada Tuhan
Hening malam sudah tiada damai
nafsu-nafsu serakah
mempersetan cemburu Tuhan
Cinta tulus dikoyak hawa mulus
cinta sebenar tersasar kekasih
masihkah benar cinta, pada malam dinginnya palsu?
mudin001
-Putrajaya,
25 Februari 2009-
No comments:
Post a Comment