Friday, 24 February 2012

8.Titik-Titik Hujan



Titik-titik hujan
biarkan menitik membasahi bumi
kerna mentari telah lama mengumpul awan
dan sawah bendang juga telah kering kontang
bila air tersekat di empangan pilu
biarkan melimpah membasahi kolah pedih sekeping hati.

Telah terkerak duga di periuk takdir
meratah sumsum keutuhan diri
menafsir menghalusi warna-warna pelangi
akan retakkah cermin iman meniti titian berliku
akan menggelupur layukah taqwa dimamah musim gugur
kan berbungakah keyakinan rahmat dan kasihnya
menanti berkembangnya tulip dilaman syukur dan redha.



Bangunlah bangkitlah
dari selimut pilu
kuburkan nyanyian dan bisikan duka
di ribuan pintu syukur yang masih terkunci
buka dan masuklah ke dalam diri
sampai kedasar hati
terlerailah rindu malaikat memancarlah sinar mentari
terang benderanglah bulan purnama
bergemerlapanlah bintang-bintang
menyambut hadir mu di situ menjadi khalifah Allah sejati.



yajuk
bukit jering
25hb.jan.2008

• SAJAK > 2008 > Titik -Titik Hujan disumbangkan pada
Ahad, 27 Januari 2008 9:03:32 AM • Kali terakhir diubah pada Ahad, 27 Januari
2008 9:03:32 AM oleh yajuk

No comments:

Post a Comment